Home Sains 5 Inovasi Keren Pengganti Plastik, Ada yang Bisa Dimakan Lho!

5 Inovasi Keren Pengganti Plastik, Ada yang Bisa Dimakan Lho!

Keberadaan plastik rasanya lekat banget sama kehidupan kita. Belanja di pasar tradisional, beli jajan gorengan, sampai beli minuman boba kesukaan, pulangnya pasti bawa plastik. Masih maraknya penggunaan kantong plastik, nyatanya membuat Indonesia menjadi negara terbesar kedua di dunia yang membuang sampah plastik ke lautan. Padahal plastik itu susah banget buat terurai dan berbahaya buat ekosistem laut, apalagi kalau sampai termakan sama ikan-ikan. Sedih nggak sih ngebayanginnya?

Untuk mengurangi dampak tersebut, ternyata sudah cukup banyak juga kebijakan yang dibuat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik. Nggak hanya itu, inovasi juga dilakukan untuk membuat plastik berbahan dasar alami yang lebih ramah lingkungan. Yuk simak apa saja inovasinya.

1. Enviplast

youtube.com/ENVIPLAST

Enviplast merupakan inovasi kantong organik yang dibuat oleh salah satu perusahaan di Indonesia, yaitu PT Inter Aneka Lestari Kimia (IALK). Bahan dasar yang digunakan untuk membuat Enviplast adalah tepung tapioka atau pati yang dicampur dengan minyak nabati dan bahan alami lainnya. Jadi, Enviplast sudah dapat dipastikan aman banget buat digunakan. Menariknya lagi, produk inovatif ini bisa terurai dalam jangka 3-6 bulan saja di lingkungan alami, bisa dimakan serangga, dan sisa uraiannya bisa jadi kompos untuk tanah. Wah, keren banget ya!

2. Evoware

youtube.com/Evoware World

Evoware merupakan alternatif pembuatan plastik menggunakan bahan dasar rumput laut. Inovasi ini merupakan karya anak bangsa, David Christian. Nggak cuma bahan dasarnya saja yang unik, hal unik lainnya dari inovasi ini adalah plastiknya bisa kamu makan! Yup, penggunaan evoware ini bisa kamu temui sebagai kemasan untuk bumbu makanan, kopi, teh, atau gula yang bisa larut saat kamu aduk setelah diseduh dengan air panas.

Evoware juga dapat digunakan sebagai pembungkus burger atau makanan lainnya yang bisa langsung kamu makan bersama burger-nya tanpa harus membuka kemasan pembungkus. Inovasi terbaru dari Evoware ini adalah pembuatan gelas pengganti plastik beraneka rasa yang bisa kamu makan juga. Inovasi ini diberi nama Ello Jello, di mana gelas berbahan dasar rumput laut ini diklaim rendah gula, bebas gelatin dan gluten. Jadi, aman banget buat dikonsumsi.

3. Avani Eco

youtube.com/Avani Bali

Inovasi ini dikembangkan oleh Kevin Permana Kumalaputra, salah satu putra bangsa yang peduli terhadap lingkungan. Melalui perusahaan yang ia dirikan, Avani Eco, ia berhasil membuat plastik dari bahan dasar pati singkong yang mudah didaur ulang dan aman jika tertelan oleh hewan laut.  Produk yang diluncurkan Avani Eco ini ternyata nggak cuma kantong plastik saja, tetapi juga gelas, sedotan, sampai jas hujan. Makanya nggak heran, kalau produk ini telah banyak digunakan perusahaan di Indonesia bahkan dunia.

4. Scoby

youtube.com/rosa janus z make/grow

Kalau membaca namanya, apa yang terlintas dalam benak kamu? Seperti nama salah satu tokoh animasi ya? Namun, Scoby yang ini merupakan singkatan dari Symbiotic Culture Of Bacteria and Yeast. Scoby merupakan inovasi pengganti plastik berbahan dasar sayuran yang dikembangkan sebuah perusahaan di Polandia. Scoby ini fleksibel, tahan lama, anti air, dan mampu membuat makanan tetap segar juga loh. Jadi, bisa digunakan untuk membungkus makanan ataupun benda lainnya dengan struktur kering dan agak kering. Saat tidak lagi digunakan, Scoby bakalan hancur, seperti sayuran yang busuk lalu menyatu dengan tanah.

5. Ooho Water Bomb

youtube.com/Mashable Deals

Permasalahan plastik nggak cuma soal kantong kresek, tapi juga botol minuman kemasan. Ooho Water Bomb hadir sebagai inovasi pengganti wadah air minum yang bisa dikonsumsi. Dikembangkan oleh Skipping Rocks Lab, wadah air minum ini terbuat dari 100% bahan organik sari rumput laut dan dapat terurai dalam waktu 4-6 minggu. Bentuknya bulat dan bisa diisi dengan berbagai air minum, seperti kopi, teh, hingga soda. Sayangnya, inovasi ramah lingkungan ini baru dipasarkan di London. Semoga bisa segera hadir di Indonesia ya.

Leave a Comment