Home Health Manfaat Pelihara Kucing Baik untuk Mental, Ini 5 Faktanya!

Manfaat Pelihara Kucing Baik untuk Mental, Ini 5 Faktanya!

Mata bulat dan badan yang gembul si kucing emang menggoda banget ya buat diuyel-uyel. Fakta mengatakan bahwa pelihara kucing baik untuk mental. Wajahnya terlihat innocent, bahkan setelah berbuat ulah sekalipun seperti menjatuhkan tumpukan barang ataupun menarik taplak meja yang alhasil bikin semuanya jadi berantakan. Kesel sih, tapi ketika lihat wajahnya yang super gemas, sering kali kamu pun jadi mendadak luluh dan nggak jadi marah.

Bucin nggak cuma ke pasangan aja, tapi bisa juga ke kucing peliharaanmu yang bahkan harga makanan dan perawatannya lebih mahal dari punyamu sendiri. Kalau sudah sayang, rasanya kucing peliharaan sudah seperti sahabat sendiri, nggak ketemu sehari aja rindunya setengah mati. Nih buat kamu pencinta kucing, ternyata si gembul nan menggemaskan itu punya efek positif menurunkan tingkat stres, lho!

1. Kalau lagi stres, coba peluk si kity sebentar, dijamin kamu bisa lebih tenang

Memeluk seseorang yang kita sayangi dapat membuat tubuh melepaskan endorphin sehingga memberikan reaksi positif yang membuat amarahmu mereda, stresmu berkurang dan suasana hati pun jadi lebih tenang. Begitu pun sama halnya saat kamu memeluk kucing peliharaan. Melanie Greenberg, seorang psikolog berlisensi mengatakan bahwa memeluk kucing juga bisa meredakan gejala kecemasan. Nggak heran deh kalau hati jadi lebih adem abis peluk-peluk si kity. Lagipula nggak cuma kita doang yang tenang, kucingmu juga merasakan perasaan yang sama. Ia akan merasa nyaman dan disayang.

2. Selain jadi tanda dia sedang nyaman, dengkuran kucing punya dampak positif lho

Dengkuran kucing yang memiliki getaran sekitar 20-140 Hz. Dipercaya sebagai terapi kecil yang bermanfaat dalam penurunan tingkat stres. Tidak hanya itu, ternyata getaran 25-50 Hz menjadi frekuensi yang baik guna kekuatan tulang. Usai terjadinya cedera, dengkuran 18-35 Hz memberikan efek positif pada mobilitas sendi sehingga dapat mengurangi therapeutic pada tulang-tulang dan otot manusia.

3. Melihat tingkah lucunya saat kamu sedang super lelah dapat membangkitkan suasana hatimu

Jangankan melihat aksi menggemaskannya secara langsung, melalui layar ponselmu saja sudah bisa membatmu tertawa dan jadi gemas sendiri. Hayo, para pecinta kucing pasti betah dong mantengin video-video kucing lucu di media sosial? Secara nggak langsung, energi positif mereka memang menular ya! Indiana University Bloomington telah melakukan riset pada 7.000 orang dan menemukan bahwa menonton video kucing dapat menurunkan energi negatif.

4. Siapa sangka, ternyata pelihara kucing dapat menolong anak-anak dengan gejala autisme

Sulit berhubungan dengan orang lain menjadi karakteristik penyandang autisme dan hewan peliharaan memberikan efek positif untuk perkembangan mereka dalam perilaku prososial seperti tertawa dan tersenyum. Penelitian yang dilakukan University of Missouri menemukan bahwa interaksi sosial antara anak-anak yang menderita atau memiliki gejala autisme secara dramatis meningkat saat mereka berada di sekitar hewan peliharaan.

Sama seperti anjing, kehadiran kucing mampu mendistrak perhatian penyandang autisme untuk bermain atau merawat peliharaannya sehingga mendorong peluang lebih besar untuk menciptakan ikatan dengan hewan peliharaannya dan mempengaruhi interaksi sosial yang lebih baik.

5. Hewan menggemaskan ini bisa mengurangi resiko penyakit stroke

Stres dan cemas bisa jadi pemicu penyakit jantung lebih lanjut dan bahkan menyebabkan stroke. Sementara dengan kehadiran kucing sebagai hewan peliharaan, kecemasan kamu akan berkurang dengan aura positif yang dihadirkan si kucing sebagai pelipur lara.

Penelitian dilakukan oleh Prof. Adnan Qureshi dari Universitas Minnesota , dimana beliau mengamati 4.435 orang dewasa berusia 30 dan 75 tahun yang setengah pesertanya memelihara kucing dan menemukan dalam kurun waktu 10 tahun, pemilik kucing  yang meninggal akibat serangan jantung sebanyak 3,4%. Adapun, orang yang tidak memelihara kucing dan menderita penyakit yang sama mencapai presentase 5,8%. Hasil tersebut menunjukan bahwa memelihara kucing memiliki peluang yang lebih kecil untuk terkena penyakit jantung yang dipicu oleh kolesterol tinggi, gaya hidup, dan diabetes.

Meski pelihara kucing baik untuk mental, tetapi kamu juga tak boleh mengabaikan kebersihan kucing peliharaanmu agar tidak malah menimbulkan penyakit. Rutin mandikan kucingmu dua kali seminggu atau saat dirasa sudah kotor, gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan kotorannya. So, rawat kucing peliharaanmu sebaik mungkin ya!

Related Articles

Leave a Comment