Home Food Bikin Lesu, 5 Menu Ini Sebaiknya Tak Dikonsumsi Saat Sahur

Bikin Lesu, 5 Menu Ini Sebaiknya Tak Dikonsumsi Saat Sahur

Asupan selama bulan puasa menjadi salah satu hal esensial yang harus diperhatikan. Bagaimana tidak? Jelas-jelas kamu akan menahan haus dan lapar dari azan subuh hingga magrib. Pentingnya mengonsumsi makanan bergizi, yakni untuk menjaga tubuh tetap berenergi meski tak mengonsumsi apapun selama lebih dari 12 jam. Perhatikan juga menu makanan yang malah bikin lesu saat puasa dan sebaiknya tak dikonsumsi saat sahur.

Jangan asal santap makanan sahur kalau nggak mau cepat lesu saat puasa. Utamakan menu sayur dan buah serta susu sebagai pelengkapnya. Biar tetap fit selama menjalani ibadah puasa, kurangi mengonsumi 5 menu sahur yang bikin kamu cepat lesu ini ya, guys!

1. Perhatikan santap sahur dari makanan atau minuman berkadar gula tinggi

Memang sih, makanan mengandung gula bisa memberi energi. Hanya saja, jika kandungan gulanya berlebihan justru akan membuatmu cepat lapar dan lemas di siang harinya. Makanan yang terlalu manis akan menjadi fruktosa di dalam tubuh dan saat jumlahnya berlebihan, dapat menjadi resistensi bagi leptin. Adapun leptin adalah hormon yang mengendalikan nafsu makan.

Resistensi leptin adalah gangguan leptin dalam memberi sinyal pada otak untuk berhenti makan padahal tubuh sudah memiliki cukup kalori. Itulah mengapa sebaiknya kamu nggak perlu minum sirop atau makan cake manis saat sahur. Cukup dapatkan kebutuhan gula alami dari buah-buahan segar yang manis.

2. Jangan konsumsi minuman berkafein saat sahur

Kalau kamu pecinta kopi lalu dianjurkan berhenti minum kopi saat puasa memang sulit sekali sih. Nggak perlu berhenti total kok. Kamu tetap boleh seruput kopi di bulan puasa, asalkan perhatikan waktu yang tepat, seperti 2 jam setelah buka puasa dan tidak untuk dikonsumsi saat sahur. Kenapa? Kopi bersifat diuretik yang bisa membuat frekuensi buang air kecil kamu akan meningkat. Hal ini dikhawatirkan dapat membuatmu kehilangan cairan lebih cepat sehingga merasa haus dan lesu di siang hari.

3. Boleh nikmati junk food, asal tidak untuk konsumsi saat sahur

Sebenarnya saat tidak berpuasa saja kita dianjurkan untuk menghindari konsumsi makanan cepat saji alias fast food atau junk food untuk pola hidup sehat. Coba bayangkan bagaimana kalau kita mengonsumsi junk food saat sahur dan harus menahan lapar sekaligus haus selama lebih dari 12 jam, di saat kita membutuhkan nutrisi lebih demi kelancaran puasa dan tubuh juga tetap sehat.

Kamu memang akan merasa kenyang saat mengonsumsi junk food, tetapi kenyang yang kamu rasakan ini sementara dan tidak menyediakan energi yang cukup untuk 12 jam ke depan. Nggak heran kalau kamu akan merasa lebih lesu dan lapar saat sahur dengan junk food.

4. Perhatikan tingkat rasa pedas makananmu

Rasanya ada yang kurang ya kalau menyantap makanan tanpa sambal atau rasa pedas. Makan pedas saat sahur sih sebetulnya nggak masalah, hanya saja kadar pedasnya perlu dikurangi dan jangan sampai membuat lambung terasa panas dan akhirnya kamu tak nyaman menjalani puasa dengan perut mulas atau bahkan pencernaan terganggu. Lagi pula, rasa pedas yang berlebihan akan memicu kamu untuk minum terlalu banyak. Suhu tubuh pun jadi meningkat, kemudian banyak berkeringat dan memungkinkan kamu merasa haus setelahnya.

5. Mi instan, instan penyajiannya, instan juga rasa hausnya

Pendapat yang tidak bisa ditolak kalau mi instan jadi santapan yang lezat sekaligus praktis. Namun sayangnya, makanan berbahan dasar tepung tersebut tak cukup memenuhi kebutuhan tubuh selama menjalani puasa. Sama seperti namanya, mi instan dapat dikonsumsi ketika kamu membutuhkan karbohidrat dalam waktu yang instan. Akan tetapi, kamu juga akan merasa lapar kembali dalam waktu singkat. Boleh sih makan mi instan kalau sedang mendesak, asalkan diberi tambahan sayur-sayuran, telur, atau daging untuk melengkapi asupan sahurmu agar tidak mudah lesu di siang hari.

Jadi, sudah atur kembali menu sehat untuk sahurmu?

Related Articles

Leave a Comment