Home Career Peduli Kesehatan Mental Selama WFH Lewat 5 Langkah Ini

Peduli Kesehatan Mental Selama WFH Lewat 5 Langkah Ini

Sejak virus corona atau Covid-19 mulai masuk ke Indonesia, upaya pencegahan virus ini pun gencar dilakukan pemerintah. Termasuk wilayah DKI Jakarta yang memiliki angka pasien Covid-19 terbanyak se-Indonesia. Mulai dari mengurangi jumlah moda transportasi hingga pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang juga berdampak pada pola kerja masyarakat menjadi work from home (WFH), demi memutus rantai penyebaran virus Corona. Tak hanya soal kesehatan fisik saja, kesehatan mental selama WFH pun juga perlu diperhatikan, lho!

Setidaknya para pekerja yang biasa melakukan pekerjaannya di kantor kini harus mengatur waktunya sendiri untuk bekerja dari rumah. Hal tersebut jelas membutuhkan adaptasi mengingat ritme kerja work from home akan melampaui waktu pribadi kalau tidak memiliki strategi yang tepat saat bekerja. Demi menjaga kesehatan mental selama WFH sebaiknya perhatikan 5 langkah ini biar kerja dari rumah tetap aman dan produktif.

1. Ciptakan spot kerja paling cozy versi kamu

Salah satu penunjang work from home adalah tempat kerja yang nyaman. Sebisa mungkin atur ruangan senyaman mungkin untuk membangkitkan mood kamu selama bekerja. Paling tidak, rapikan ruanganmu sebelum mulai bekerja atau tata kembali meja kerjamu demi WFH yang maksimal. Cari spot terbaik yang tidak menghambat produktivitasmu selama bekerja di rumah ya, guys! Lagi pula, tempat kerja yang nyaman dan kondusif dapat meminimalisir rasa jenuh saat harus bekerja dari rumah.

2. Patuhi jam kerja, usahakan jangan mulai kerja terlalu siang. Semakin pagi, semakin baik!

Mungkin waktumu menjadi lebih fleksibel selama WFH karena kamu nggak perlu menghabiskan banyak waktu di jalan dengan segala kemacetannya. Meski begitu, bukan berarti kamu jadi mengulur waktu untuk memulai pekerjaan hingga menjadi lebih lama selesai. Nggak heran kalau hal tersebut akhirnya membuatmu keteteran saat mengerjakannya dan khawatirnya lagi kamu jadi kehilangan waktu pribadi. Yuk, lebih disiplinkan lagi waktu kerja kamu, biar punya batas waktu yang jelas. Mana waktu untuk kerja, mana waktu untuk bersantai.

3. Jangan tidur siang dan bersantai di jam kerja terlalu lama

Nih, perihal yang satu ini pasti sulit banget kamu hindari. Mumpung nggak ada bos yang mengawasi jadi kamu bisa kerja sambil bersantai bahkan tidur siang berjam-jam lamanya. Memang sih kamu punya kesempatan bersantai kapan pun, tetapi kalau prinsipmu seperti itu bukan hal yang nggak mungkin kalau produktifitas dapat terhambat nantinya. Buat rules sendiri saat bekerja, misalnya kamu hanya boleh scrolling media sosial, bersantai, dan tidur siang di jam istirahat. Selebihnya fokuskan dulu untuk bekerja, agar pekerjaan cepat selesai dan tidak melebihi 9 jam sehari demi kesehatan mentalmu sendiri.

4. Bangun komunikasi yang menyenangkan dengan teman kerja

Meski terpisah ruang dan jarak dengan kolega kerja, komunikasi dengan mereka harus tetap terbangun. Entah itu hanya sekadar curhat keluhan tentang WFH, ngobrol santai di chat, atau melempar jokes di grup WhatsApp. Setidaknya biar kamu merasa terhibur dan nggak bosan saat bekerja di rumah.

5. Atur waktu online meeting yang rutin agar pekerjaan berjalan lancar

Kendala selama WFH pasti banyak terjadi. Bagaimana tidak kalau kamu dan rekan-rekan kerja yang lain tidak saling bertatap muka untuk langsung menyelesaikan kekeliruan atau problem pekerjaan secara efektif. Sebaiknya atur jadwal online meeting secara rutin agar koordinasi tugas berjalan baik. Toh dengan jadwal online meeting yang rutin kamu pun masih dapat menjaga keharmonisan dengan teman-teman kerja yang lain dan menyampaikan kendala-kendala pekerjaan secara berkala.

Di tengah pandemi ini kita memang harus inisiatif menjaga kesehatan tubuh dan juga mental, karena kamu akan dihadapkan dengan situasi kerja yang mungkin membosankan selama #DiRumahAja. Intinya, latih dirimu sendiri untuk disiplin dengan peraturan dan jadwal kerja yang kamu buat agar waktu me time tidak terusik dengan pekerjaan dan tetap dalam kondisi bahagia jiwa raganya meski harus bekerja dari rumah.

Related Articles

Leave a Comment