Home Fun Fact Yuk Gabung, 5 Komunitas Unik Buat Squad Kece Jakarta

Yuk Gabung, 5 Komunitas Unik Buat Squad Kece Jakarta

Tinggal di kota besar seperti Jakarta memang bikin kamu nggak bisa tidur. Benar saja, saat weekday kamu akan disibukkan dengan kegiatan rutin seperti sekolah, kuliah, atau bekerja. Nah pas weekend tiba, beda lagi nih. Dari pagi sampai malam kamu pasti heboh dengan agenda meet up bareng teman, ikut kursus, nonton konser, atau sekadar ikut seru-seruan dalam komunitas dengan hobi yang sama. Wah, masih belum tahu ya? Di Jakarta banyak banget komunitas unik yang jadi tempat kumpulnya anak-anak muda dengan interest yang sama. Bukan cuma komunitas membaca atau fotografi aja, sekarang semakin banyak komunitas yang unik-unik, lho. Yuk, kita cari tahu info lengkapnya di sini.

1. Scooter Bee

Komunitas yang berdiri sejak tahun 2017 ini memang kelihatan beda banget. Kumpulan para perempuan strong yang hobi menggunakan sepeda motor matic bergabung dalam Scooter Bee 17. Jika komunitas otomotif lainnya didominasi dengan kaum adam, di sini justru sekitar 30 orang perempuan hobi touring dan ngobrol bareng soal Vespa. Kegiatan rutin yang biasa dilakukan Scooter Bee 17 di antaranya, kopdar (kopi darat) dan aksi amal bertajuk rides giving. Buat para perempuan yang cinta banget sama Vespa, bisa banget langsung kepoin infonya via Instagram scooterbee17.

2. Sunset Roller Date

Anak 90-an tahu Olga Sepatu Roda nggak? Nah, sekarang kamu juga bisa juga seru-seruan pakai sepatu roda kaya dia nih. Caranya dengan ikut salah satu komunitas quad skate alias sepatu roda yang kekinian banget, namanya Sunset Roller Date. Komunitas ini baru berdiri pada pertengahan tahun 2019 yang lalu. Di sini kamu nggak hanya bisa main sepatu roda bareng setiap Selasa dan Kamis di GBK, kamu juga bisa dapat edukasi tentang bagaimana berolahraga yang baik dengan sepatu roda.

3. Taman Suropati Chamber

Taman Suropati Chamber (TSC) merupakan komunitas musik taman pertama di Indonesia. Beberapa alat musik yang bisa dimainkan bersama adalah jenis alat musik gesek, yaitu biola dan cello. Komunitas yang digagas oleh seniman musik berbakat, Ages Dwi Harso ini membuka latihan gratis bersama setiap hari Minggu pukul 10.30-14.00 WIB. Untuk memudahkan pengajaran, TSC dibagi menjadi beberapa kelas, yaitu kelas bibit, akar, dahan, dan ranting sesuai dengan tingkat kemampuan dari anak didik yang berlatih di sini.

4. Belantara Budaya Indonesia

Anak muda zaman sekarang lebih kenal dengan tarian modern. Ada nggak sih yang masih interest dengan tari tradisional? Kalau itu kamu, nggak perlu khawatir atau bingung cari tempat belajarnya di mana. Yayasan Belantara Budaya Indonesia yang diprakarsai oleh Diah Kusumawardani Wijayanti telah membangun sekitar sepuluh sekolah tari tradisional gratis. Kamu bisa menemukannya di fX Sudirman, Museum Nasional, dan AEON Mall JGC. Tinggal kepoin aja akun Instagram Belantara Budaya dan catat waktu latihannya.

5. Ngojak

Komunitas Ngojak alias Ngopi (di) Jakarta merupakan gabungan orang-orang yang senang mengulik sisi lain dari ibu kota Jakarta. Sejak tahun 2016, setiap akhir pekan Ngojak menelusuri kehidupan warga Jakarta yang belum banyak diketahui masyarakat luas. Seperti yang dijelaskan dalam website resminya, Ngojak bukan agen tur wisata keliling Jakarta, tetapi merupakan wahana belajar bersama untuk mengapresiasi ruang, sejarah, budaya, tradisi, lingkungan, dan manusia.

Buat kamu sendiri udah siap belum ikut komunitas dan rasain pengalaman baru?

Related Articles

Leave a Comment