Home Fun Fact 5 Perubahan Gaya Hidup Setelah Pandemi Covid-19 Usai

5 Perubahan Gaya Hidup Setelah Pandemi Covid-19 Usai

pandemi-covid19

Wabah virus Corona membawa kesunyian di berbagai kota besar sejak pemerintah menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Beberapa sektor perindustrian pun akhirnya harus merasakan dampak virus tersebut. Tak mau membuat roda perekonomian negara ini semakin memprihatinkan karena adanya virus ini, akhirnya pemerintah menerapkan upaya new normal. Kabar baik yang berdatangan membuka optimisme masyarakat untuk beraktifitas dengan normal kembali. Setelah pandemi Covid-19 usai, tentunya gaya hidup pun ikut berubah.

Meski new normal diterapkan, tetapi kamu tetap harus selalu menjaga kebersihan diri di mana pun kamu berada. Setelah berbulan-bulan lamanya #DiRumahAja, pastinya hal tersebut membawa banyak pelajaran dan pengaruh terhadap gaya hidupmu. Yuk, simak ulasannya lebih lanjut!

1. Lebih cermat mengatur keuangan

Fakta yang ditemukan saat pandemi Covid-19 ini adalah terganggunya roda perekonomian karena PHK terjadi di mana-mana. Pekerja yang dipotong gaji hingga unpaid leave karena pendapatan perusahaan juga ikut menurun akibat wabah ini. Di tengah krisis seperti itu, kamu akan lebih bijak dalam mengelola keuangan dan menyadari betapa pentingnya tabungan darurat dalam keadaan tersebut.

Otomatis setelah masa pandemi usai dan pendapatanmu kembali normal, kamu jadi lebih rajin menabung. Bagaimanapun hidup nggak cuma buat hari ini dan kamu pun nggak tahu apa yang akan terjadi dengan sumber penghasilanmu ke depannya. So, prioritaskan menabung ya!

2. Lebih sadar pada kebersihan dan kesehatan diri

New normal sudah berlangsung dan aktifitas kembali berjalan, tetapi bukan berarti virusnya menghilang. Virus tetap ada, nggak cuma Covid-19 saja, tetapi setidaknya virus yang meregang nyawa banyak orang ini membuat kamu lebih sadar terhadap kebersihan diri maupun lingkungan demi kesehatanmu juga. Yang biasanya cuek-cuek saja ketika lupa mencuci tangan sebelum makan, setelah dibayang-bayangi virus tersebut pasti jadi lebih perduli terhadap kebersihan diri.

Nggak cuma buat diri sendiri saja, tetapi juga buat orang lain. Selama virus tersebut belum resmi dinyatakan hilang dari Indonesia, kamu pasti takut menjadi carrier atau pembawa virus untuk orang-orang tersayang. Nggak heran deh kalau kamu jadi terbiasa keep clean saat di rumah maupun di kantor.

3. Kebiasaan stay at home dan bergantung pada aplikasi online

PSBB yang ditetapkan pemerintah menuntut kamu mau nggak mau harus berdiam diri di rumah. Mau bagaimana lagi? Mal, tempat hiburan, dan tempat nongkrong juga tutup atau paling tidak hanya bisa menerima take away. Akhirnya kamu pun terbiasa jadi anak rumahan selama berbulan-bulan, pastinya kamu juga punya cara sendiri kan bagaimana menjaga mood agar tetap betah di rumah.

Teknologi pun memberi kamu kemudahan, mau makan tinggal pesan ojek online tanpa harus keluar rumah. Mau belanja apapun sudah banyak tersedia lewat online. Dilansir dari katadata.id, perusahaan Analytic Data Advertising (ADA) mencatat aktivitas masyarakat di aplikasi belanja online melonjak hingga 300% saat harus berdiam diri di rumah demi memutus rantai penularan Covid-19.

4. Sosialisasi virtual meningkat

Adanya social distancing demi mencegah penularan virus Corona membuat berbagai acara yang mengundang keramaian terpaksa dihentikan termasuk kegiatan beribadah dan aktifitas perkantoran. Hal tersebut memang memprihatinkan, tetapi lagi-lagi kemajuan teknologi komunikasi memudahkan kita semua untuk tetap bisa bersosialisasi dengan teman-teman walaupun secara virtual, seperti melalui aplikasi Zoom yang booming di kala pandemi ini. Tak hanya sebatas bersosialisasi, seminar-seminar yang biasanya dilakukan dalam sebuah ruangan besar pun sekarang telah marak dilakukan secara virtual.

5. Back to nature

Pandemi ini membuat bahan alami seperti rempah-rempah menjadi primadona karena digadang-gadang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Akhirnya, banyak orang kembali mengulik resep minuman tradisional agar tubuh tetap fit dan nggak gampang terserang virus. Bukan cuma perihal mengolah bahan herbal jadi minuman sehat, tetapi juga terbiasa dengan cahaya matahari pagi karena aktifitas berjemur yang marak dilakukan saat pandemi guna menjaga kekebalan tubuh terhadap virus.

Walaupun virus Corona ini merupakan wabah penyakit yang sangat mengkhawatirkan dan juga mengubah hidup banyak orang, tetapi yakinlah selalu ada silver lining dibaliknya yang tanpa sadar mengajarkan kamu untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Setelah nanti pandemi Covid-19 ini berakhir, semoga gaya hidup kalian pun juga berjalan lebih sehat dan lebih baik lagi ya!

Related Articles

Leave a Comment