Home Fun Fact Wishnu Anggara, Bboy yang Menjunjung Orisinalitas Karya

Wishnu Anggara, Bboy yang Menjunjung Orisinalitas Karya

wishnu-anggara

Breakdance merupakan salah satu tari modern yang punya ciri khas unik. Mulai dari orisinalitas gerak, musik pengiring, hingga fashion yang dikenakan para bboy atau bgirl, sebutan untuk mereka yang memainkan gerakan breakdance. Makin ke sini, kehadiran breakdance makin dicintai oleh para bboy dan bgirl yang berlomba-lomba untuk berkarya. Keberadaan breakdance pun tidak lagi dianggap hanya sebatas tari, tetapi juga sebagai bagian dari cabang olahraga. Hal ini terbukti dari diputuskannya breakdance sebagai cabang olahraga dance sport di Sea Games 2019 dan ASEAN GAMES pada 2022 mendatang. Kecintaan pada breakdance ada pada kisah Wishnu Anggara, salah satu bboy yang aktif dalam kegiatan breakdance.

Pria yang akrab disapa Wishnu ini mengaku sudah jatuh cinta pada breakdance sejak pandangan pertama. Ketertarikannya ini lantas membuatnya semangat untuk menciptakan gaya orisinil yang mampu menampilkan karakternya sebagai seorang bboy. Ia pun turut mengikuti banyak event breaking baik di dalam, maupun di luar negeri.  Yuk, simak obrolan seru bersama Wishnu Anggara perihal kemampuannya berkarya sebagai seorang bboy.

1. Sejak kapan mulai tertarik dengan breakdance?

Saya mulai tertarik menjadi bboy itu sekitar awal tahun 2002. Waktu itu saya sedang di lantai atas sekolah. Saya melihat kakak kelas saya sedang breakdance di bawah. Terus kaya langsung falling in love aja sama breakdance setelah melihat aksi kakak kelas itu. Jadinya saya nggak perlu berpikir lama untuk nyobain juga. Sepulang sekolah saya langsung mendatangi kakak kelas itu dan minta dia untuk ngajarin saya breakdance.

2. Apa yang bikin tertarik untuk belajar break dance?

Hal pertama yang membuat saya tertarik jadi bboy itu karena gerakannya. Gerakan breakdance itu luar biasa banget. Nggak cuma keren, tapi kita juga bisa mainin kreativitas kita dalam membuat gaya breakdance kita sendiri. Gerakan orisinal yang kita buat itulah yang nantinya menggambarkan karakter kita dalam breakdance. Hal lain yang bikin saya tertarik karena scene-nya. Breaking merupakan salah satu dari empat elemen hip hop yang masuk ke Indonesia selain DJ, MC/rapper, dan grafiti. Jadi, buat saya itu seru aja.

3. Apakah kamu bergabung dalam sebuah komunitas breaking?

Saya punya tim sendiri, namanya Eastrider Crew. Kalau di dunia bboy atau breaking lebih disebut sebagai crew. Crew ini terbentuk tahun 2003. Saya sendiri baru bergabung sekitar tahun 2004. Nah, bersama crew inilah saya banyak ikut event breakdance, baik di dalam maupun di luar negeri.

4. Apakah kamu juga turut bergabung dalam FBSI (Federasi Breaking Seluruh Indonesia)?

FBSI itu sebenarnya wadah untuk para komunitas bboy atau breaking. Selain FBSI, juga ada BBOYINDO. Mereka punya acara tahunan untuk para bboy. Nah, partisipasi saya lebih untuk mengikuti acara-acara yang mereka adakan saja.

5. Apa yang menjadi indikator seorang bboy bisa disebut sebagai expert?

Dalam dunia bboy atau breaking sebenarnya ada level-levelnya sendiri. Namun untuk bisa disebut sebagai expert, menurut saya kembali lagi ke pribadi bboy. Dia mau terus belajar dan melatih skill atau tidak. Karena di bboy itu ada istilah “Always a student never be a master.” Jadi supaya bisa expert, ya harus terus diasah kemampuannya meskipun dia sudah mahir dalam breaking.

6. Siapa yang menjadi role model kamu dalam dunia breaking?

Beberapa role model saya dalam dunia breaking antara lain, Abstrak dari USA, Megas dari Kanada, Storm dari Jerman, dan Ata dari Finlandia. Saya tertarik dengan gerakan-gerakan breaking mereka. Menurut saya, gerakan breaking mereka itu punya konsep yang jadi ciri khas atau karakter mereka.

7. Event breaking dalam negeri apa yang punya kesan mendalam untuk kamu?

Saya pernah ikut event World Bboy Classic. Keren banget acaranya. Event ini sebenarnya event tahunan yang ada di Belanda. Kualifikasinya sendiri ada di berbagai negara. Nah, waktu itu untuk pertama kalinya akhirnya diadakan di Indonesia. Jadi, sudah pasti semangat untuk ikut. Walaupun saya kalah di final, event ini jadi pengalaman yang menarik buat saya.

8. Selama menjadi bboy, pengalaman apa yang paling tidak bisa kamu lupakan?

Pengalaman yang membanggakan banget waktu saya bisa mewakili Indonesia di event breaking luar negeri. Setidaknya negara lain jadi tahu kalau bboy dari Indonesia juga bisa ikut berkompetisi tingkat dunia. Alhamdulillah, crew saya juga jadi punya prestasi di dalam dan di luar negeri. Pengalaman yang kurang mengenakkan tentu juga ada. Waktu itu pernah cedera yang akhirnya membuat saya jadi harus berhenti latihan dulu selama beberapa waktu.

9. Apa saran atau motivasi kamu untuk teman-teman yang baru ingin mulai menjadi bboy?

Untuk bboy yang baru mau belajar atau tertarik dengan breaking, kamu harus belajar dulu tentang basic. Basic untuk bboy sendiri itu ada empat, yaitu toprock, footwork, freeze, dan power move. Keempat hal ini harus kamu kuasai terlebih dahulu supaya ke depannya kamu bisa membangun foundation di breaking. Setelahnya, kamu bisa membuat move atau style yang orisinal sesuai dengan karakter kamu. Jad, nggak cuma sekadar lihat di YouTube terus di-bite (sontek) gayanya untuk digunakan di dalam move kamu.

Seperti kak Wishnu Anggara, menjadi seorang bboy tidak hanya butuh stamina yang kuat, tetapi juga kreativitas melakukan gerak. Orisinalitas dalam menciptakan gaya pun jadi hal yang tidak boleh dikesampingkan. Oleh karena itu, jangan pernah melupakan tekad kuat untuk mau terus mengasah kemampuan ya.

Related Articles

Leave a Comment