Home Health 6 Tips Agar Nyeri dan Emosi Saat PMS Tak Lagi Ganggu

6 Tips Agar Nyeri dan Emosi Saat PMS Tak Lagi Ganggu

mens-pms

Siklus bulanan wanita memang unik berkat faktor alamiah yang membuat wanita harus mengalami menstruasi setiap bulannya. Bagi beberapa orang, pengalaman premenstrual syndrome (PMS) terasa biasa saja tanpa keluhan apapun. Namun kebanyakan wanita sering mengalami nyeri di bagian pinggul maupun perut. Tak hanya seputar nyeri fisik, tetapi PMS juga dapat memengaruhi emosi seorang wanita menjadi berubah-ubah atau biasa dikenal mood swing. Agar PMS tak lagi mengganggu baik secara fisik maupun emosi, yuk simak tips-tips berikut.

1. Periksa jadwal haid dan prediksi waktu PMS untuk mengenali emosi

Emosi saat PMS terkadang membuatmu bisa cengeng mendadak tanpa alasan atau sebab yang jelas. Bahkan mungkin hal tersebut dapat memengaruhi hubungan kamu dengan orang-orang terdekat. Oleh sebab itu, sebaiknya prediksi waktu PMS sehingga kamu dapat mengelola emosi yang meluap-luap. Apalagi saat kamu sudah menyadari kalau rasa marah atau sedih tersebut dipengaruhi oleh faktor hormon. Kalau kamu sadar emosi tersebut berasal dari hormon siklus bulanan, kamu juga bisa lho memperingatkan orang-orang terdekatmu, “Eh gue lagi PMS nih, maaf ya kalo tiba-tiba nanti gue mendadak nyebelin”.

2. Jauhi hal-hal menyebalkan saat kamu mengenali waktu PMS

Saat kamu sudah mengenali kapan PMS waktunya tiba, daripada kamu marah-marah sebaiknya kamu juga menghindari hal-hal yang menurutmu akan terasa semakin menyebalkan demi ketenangan jiwa. Seperti misalnya, menghindari kolega yang usil, memperingatkan pada kekasihmu bahwa kamu sedang PMS dan memintanya untuk lebih sabar, atau bahkan puasa media sosial sejenak agar tak memicu mood swing berlebihan. Nah, ini waktunya untuk me time dengan hal-hal yang kamu sukai, seperti belanja, menonton film, memasak, atau berolahraga.

3. Mengonsumsi yoghurt untuk redakan nyeri

Dilansir dari KlikDokter, penelitian yang diterbitkan dalam Cytotechnology pada tahun 2011 menyebutkan bahwa kandungan Lactobacillus gasseri yang ada pada yoghurt efektif untuk mengatasi endometriosis (salah satu kelainan yang menyerang sistem produksi wanita). Peneliti mengambil sampel sebanyak 60 wanita yang didiagnosis mengidap endometriosis didaftarkan pada penelitian tersebut. Mereka diberikan tablet 100 mg L. gasseri selama satu kali sehari dalam 12 minggu. Hasilnya, intensitas nyeri haid yang dialami lebih berkurang ketika mereka mengonsumsi L. gasser.

4. Selai kacang biar lebih good mood

Selain rasanya yang lezat, selai kacang juga sangat baik dikonsumsi saat haid. Kandungan vitamin B6 yang terkandung dalam selai kacang mampu meredakan nyeri saat haid. Selain itu, rasa manis selai kacang mampu memperbaiki mood saat PMS menyerang.

5. Ngemil pisang sebagai asupan magnesium

Pisang banyak disebut sebagai makanan yang dapat membuat perasaan lebih bahagia. Hal tersebut terjadi berkat adanya kandungan magnesium, tubuh memroduksi hormon serotin lebih banyak. Nggak heran deh kalau kamu jadi lebih sumringah setelah mengonsumsi 2-3 buah pisang. Selain itu, pisang juga mengandung potasium yang dibutuhkan tubuh untuk mencegah risiko kram perut.

6. Jangan konsumsi minuman bersoda

Pasti kamu tak asing mendengar mitos yang mengatakan bahwa minuman bersoda dapat memperlancar haid. Padahal fakta mengatakan sebaliknya, kandungan kafein dan gula yang tinggi justru dapat memperburuk kram perut yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah di uterus akibat kafein. Alih-alih memperlancar haid, kamu malah semakin tak nyaman dengan sakit yang dirasa.

Semoga tips-tips ini bisa membantumu mengatasi persoalan nyeri haid sekaligus emosi yang tak menentu saat PMS. Jangan lupa konsumsi air putih yang cukup, olahraga teratur, dan seimbangkan kebutuhan asupan dengan makanan bergizi. Apabila nyeri haid yang kamu alami betul-betul menganggu dan memengaruhi kesehatan sebaiknya langsung konsultasikan ke dokter ya!

Related Articles

Leave a Comment