Home Health Demi Tidur Berkualitas, Stop Abaikan 5 Kebiasaan Buruk Ini!

Demi Tidur Berkualitas, Stop Abaikan 5 Kebiasaan Buruk Ini!

Setelah lelah beraktifitas seharian penuh, tidur yang berkualitas seolah menjadi bahan bakar energimu agar kembali segar di esok harinya. Selain mengistirahatkan tubuh, ternyata saat kita tertidur, tubuh beraktifitas secara alami untuk memperbaiki sel-sel yang rusak. Namun sayangnya, masih banyak orang mengabaikan kebiasaan-kebiasaan buruk yang padahal berdampak pada kualitas tidurnya.

Alih-alih merasa fresh kembali justru nggak jarang kalian merasa pusing, badan jadi lemas, atau bahkan kantuk nggak kunjung hilang. Kalau kamu merasa nggak nyaman saat bangun tidur, tandanya kamu perlu menghindari kebiasaan buruk sebelum tidur yang mungkin nggak kamu sadari. Apa saja sih kebiasaan tersebut yang dapat membuat kualitas tidur kamu menurun? Yuk, simak ulasan lengkapnya!

1. Bermain gadget sebelum tidur memang bikin lupa waktu, jadi sebaiknya jangan letakkan smartphone di dekatmu ketika tidur

Padahal mata udah tinggal 5 watt, tetapi jari masih getol scrolling media sosial.

Ketika smartphone sudah menjadi bagian dari hari-harimu, pasti tak dipungkiri kalau kamu nggak pernah luput scrolling timeline media sosial sebelum tidur yang justru bikin kamu nggak tidur-tidur. Ini nih bahayanya main gadget sebelum tidur, karena dapat mendistraksi waktu tidurmu jadi nggak tepat waktu. Hal tersebut disebabkan oleh cahaya biru pada ponsel yang mengganggu jam biologis tubuh.

Beberapa di antara kamu pasti nggak bisa jauh-jauh dari smartphone, bahkan saat tidur. Tanpa kamu sadari, hal tersebut ternyata berdampak buruk untuk kualitas tidurmu, lho. Radiasi elektromagnetik dari smartphone yang menyala menyebabkan aliran darah ke otot-otot tidak maksimal sehingga membuat tingkat konsentrasimu menurun saat bangun tidur.

2. Jangan memakai pakaian yang ketat, bukankah tidur dengan pakaian longgar lebih nyaman?

Pakaian ketat bersentuhan dengan kulit secara langsung. Saat kamu tertidur, kulit juga butuh bernapas untuk proses regenerasi yang maksimal. Selain itu, pakaian ketat juga membuat tidurmu tidak nyaman dan terasa gerah sehingga memicu keringat dan lembap yang memicu tumbuhnya jamur dan bakteri. Oleh sebab itu, sangat dianjurkan mengenakan piyama longgar agar tidur lebih berkualitas.

3. Tidur dengan lampu menyala dapat memengaruhi kesehatan, lho!

“Jangan takut akan gelap, karena gelap melindungi diri kita dari kelelahan~”

Tidur dengan lampu padam ternyata membuat kualitas tidur meningkat. Kalau memang kamu nggak suka gelap setidaknya gunakan lampu tidur dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang. Cahaya buatan yang terang saat kamu tertidur dapat mengambat produksi hormon melatonin, yakni hormon pemicu kantuk dan sensitif terhadap cahaya.

Saat retina mendeteksi cahaya di malam hari, maka produksi hormon tersebut rendah dan memicu insomnia, tidur tidak nyenyak, gelisah hingga depresi. Toh saat sudah terbiasa tidur dengan kamar gelap, pasti kamu akan merasa sulit tertidur ketika lampu kamar masih terang benderang.

4. Hindari tidur dengan rambut terikat, sebaiknya lepaskan ikatan rambutmu sebelum tidur

Biarkan rambut kamu bernapas selama tertidur di malam hari. Hentikan kebiasaan mengikat rambut saat tidur ya, sebab hal tersebut mampu melemahkan kekuatannya yang akhirnya kamu akan mendapati helaian rambut rontok yang lebih banyak. Lagi pula, tidur dengan rambut terikat membuat posisi tidur kurang nyaman dan kepala pusing esok harinya karena rambut yang tertarik semalaman.

5. Langsung tidur setelah makan dapat meningkatkan risiko sleep apnea

Penelitian yang dilakukan oleh University of Ioannina Medical School di Yunani mengemukakan bahwa tidur setelah makan dengan waktu yang kurang berjeda akan mengakibatkan naiknya asam lambung ke tenggorokan, naiknya kadar gula darah, kolesterol hingga naiknya tekanan darah yang berisiko menyebabkan sleep apnea. Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang membuat pernapasan sering berhenti selama tidur. Akibatnya otak kurang asupan oksigen yang cukup sehingga tubuh terasa lelah keesokan harinya dan sakit kepala.

Untuk mengurangi risiko masalah kesehatan tersebut, sebaiknya beri jeda waktu tidur 2-3 jam setelah makan. Di waktu tersebut, tubuhmu memberi kesempatan untuk organ pencernaan agar dapat memproses makananmu sampai usus kecil. Kalau kamu memang lapar di malam hari, sebaiknya konsumsi makanan sehat seperti buah-buahan dan susu hangat yang akan membuat tubuh lebih rileks dan tidur pun berkualitas.

Related Articles

Leave a Comment