Home Women 7 Fase Mood Wanita dalam Siklus Bulanan, Rame Rasanya!

7 Fase Mood Wanita dalam Siklus Bulanan, Rame Rasanya!

Sudah menjadi rahasia umum kalau menjelang menstruasi, perempuan memiliki perasaan yang naik turun atau akrab dikenal sebagai mood swing. Nggak heran kalau tiba-tiba perempuan jadi galak. Nyatanya hal tersebut dipengaruhi oleh fluktuasi hormon estrogen dan progesteron. Bukan hanya nyeri fisik yang kena dampaknya, tetapi juga emosional perempuan berhasil bikin bingung kaum adam saat masa PMS (Pra Menstruasi Syndrom). Tak berhenti sampai di situ, mood wanita bisa berubah berdasarkan siklus bulanan, lho!

Dilansir dari Glamour, ternyata kamu bisa mengalami fase-fase ini setiap bulan dengan mood yang berbeda. Kira-kira seperti apa ya? Yuk, simak lebih lanjut mood wanita dalam siklus bulanan, biar nggak kaget kalau bad mood tiba-tiba.!

1. 1-2 Hari Saat Menstruasi

Okey, fase dimulai di hari pertama kamu menstruasi yang mana kamu akan merasakan kram perut karena dinding rahim yang sedang berkontraksi. Hormon estrogen kamu yang menurun pun berdampak pada tubuh sehingga terasa cepat lelah dan lemas. Pada kondisi ini disarankan untuk tidak olahraga berat, cukup stretching tipis-tipis aja, sist!

2. Hari ke 3-5, Mood Membaik

Mood tidak seperti sebelumnya, pada hari ketiga hingga kelima kamu menjadi lebih fresh dan hormon estrogen kembali meningkat. Di masa akhir menstruasi kamu punya energi lebih banyak sekaligus merasa optimis saat beraktifitas. Ini masih permulaan untuk fase yang lebih bahagia.

3. Hari ke 6-9, Wajah Lebih Glowing

Dengan estrogen yang meningkat, kamu jadi tampak adorable. Wajah lebih flawless, pokoknya aura kecantikanmu semakin terpancar di fase ini. Hormon testosteron yang kamu miliki pun ikut meningkat sehingga membuatmu tampak lebih gesit, cekatan dalam melakukan pekerjaan, dan inisiatif dalam bertindak.

4. Hari ke 10-13, Semangat Menggelora

Wow! Estrogen sedang memuncak, kamu jauh lebih semangat dan bergairah saat beraktifitas. Pantas saja, kamu terlihat lebih ramah dan menyenangkan saat berinteraksi dengan orang lain. Ini adalah fase paling seksi. Bagaimana tidak, saat berhubungan seks di masa subur kamu bisa mencapai orgasme yang lebih intens. Yuk, nikmati fase ini seoptimis mungkin sebelum masa ovulasi kembali menurunkan mood!

5. Hari Ke 14-18, Semangat Meredup dan Jadi Lebih Sensitif

Yup! Masa ovulasi, 14 hari setelah menstruasi akhirnya bisa membuat semangatmu yang membara menjadi perlahan redup. Kamu sudah tidak lagi subur karena rahim mulai meluruhkan sel telurnya. Kalau sudah begitu, katakan hello pada PMS! Siap-siap senggol bacok nih. Ini jadi fase yang menyebalkan sebab tiba-tiba hormon berubah. Kamu jadi lebih emosional dan merasa lelah terhadap hal-hal yang sedang kamu lakukan.

6. Hari ke 19-22, Wajah Berminyak dan Timbul Jerawat

Estrogen mulai drops, sedangkan progesteron sekaligus testosteron menggelora. Ini berdampak pada wajahmu yang jadi terlihat lebih kusam dan berminyak. Kulit cenderung sensitif, jangan kaget kalau jerawat-jerawat bersemayam akibat siklus bulanan yang memang berlangsung secara alamiah. Di fase ini sebaiknya konsumsi makanan sehat untuk menutrisi kulit sekaligus tubuhmu.

7. Hari ke 23-28, PMS Dimulai

Hormon progesteron yang tinggi menyebabkan perut kembung dan libido menurun. Ini fase kamu sedang malas-malasnya untuk melakukan sesuatu dan terlihat lebih lesu. Taklukkan PMS dan bangkitkan serotonin lewat olahraga, waktunya kembali berkeringat. Payudara akan terasa lebih kencang dan sensitif. Oeh sebab itu, sebaiknya kamu menghindari kafein sejenak agar payudara tak semakin nyeri. Perbanyak konsumsi air putih agar kamu tetap terhidrasi di fase PMS ini.

Setelah ketujuh fase ini sudah kamu lewati, saatnya kamu bersiap untuk mengulang ke fase awal lagi. Begitulah wanita, siklus bulanannya yang menguras emosi membuat moodnya terkadang sulit dimengerti. Semoga dengan memahami fase-fase tersebut, kamu jadi lebih mengenali tubuhmu dan mengontrol emosi di siklus bulanan yang berjuta rasanya ya, sist!

Related Articles

Leave a Comment